1,5 Juta Siswa Bakal Daftar SNMPTN

1,5 Juta Siswa Bakal Daftar SNMPTN

1,5 Juta Siswa Bakal Daftar SNMPTN

1,5 Juta Siswa Bakal Daftar SNMPTN
1,5 Juta Siswa Bakal Daftar SNMPTN

Panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memperkirakan akan ada 1,5 juta siswa yang akan mendaftar di SNMPTN.

Ketua Panitia Pusat SNMPTN 2013 Akhmaloka mengatakan, hingga rekap data Kamis 31 Januari 2013 lalu menunjukkan ada 11 ribu sampai 12 ribu sekolah sudah mendaftarkan siswanya ke SNMPTN melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) di laman SNMPTN.

PDSS sendiri merupakan pola baru pendaftaran SNMPTN yang terhubung secara online dimana siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki rekam jejak prestasi akademik di PDSS.

Akhmaloka menjelaskan, perharinya ada 500 sekolah yang mendaftar

. Kalau dibandingkan dengan tahun lalu maka ada kenaikan jumlah dimana 2012 lalu hanya ada 7800 sekolah yang mendaftar. Dia menyatakan banyak sekolah yang antusias mendaftar karena adanya penghapusan pembatasan akreditasi sekolah.

Tahun lalu sekolah berakreditasi A kuota siswa yang boleh mendaftar sebanyak 50 persen, akreditasi B 30 persen, C 15 persen dan tidak terakreditasi 5 persen.

“Target kami sepertinya akan melampaui batas karena tidak ada batasan kuota lagi,” katanya pada Konferensi Pers Pembukaan Pendaftaran SNMPTN di gedung Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Jumat (1/1/2013).

Berdasarkan data, pendaftar dari Jawa Timur pada SNMPTN 2013 ini menduduki peringkat pertama dengan 4.040 sekolah, Jawa Barat 4005, Jawa Tengah 2690, Banten 1195, DKI Jakarta 1143, Aceh 788, Kalimantan Barat 608, Jambi 499, DI Yogyakarta 420 dan peringkat kesepuluh adalah Bali dengan 337 sekolah.

Rektor ITB ini menambahkan, minat pendaftar yang naik ini juga terjadi karena pihaknya meminta perguruan tinggi negeri (PTN) di semua provinsi untuk turun langsung ke lapangan. Terutama di daerah terpencil untuk mensosialisasikan metode baru SNMPTN ini.

Tidak hanya untuk sosialisasi, namun mereka membawa komputer yang dapat digunakan sekolah di tempat terpencil untuk mendaftarkan siswanya yang berprestasi.

Dia menambahkan, tingginya pendaftar ini juga memaksa panitia

untuk menambah masa pendaftaran hingga 8 Februari nanti padahal awalnya batas waktu pendaftaran hanya sampai 1 Februari.

Selain untuk menampung lulusan SMA, ujarnya, panitia juga menunggu siswa dari sekolah kejuruan dan madrasah aliyah dan sederajat untuk turut mendaftar karena pada tahun sebelumnya dua jenjang sekolah ini hanya berminat masuk diploma dan politeknik.

Akhmaloka menjelaskan, pendaftaran SNMPTN secara online

ini hanya akan menerima siswa yang berprestasi saja. Arti berprestasi disini jika siswa tersebut mendapatkan peringkat 1,2 atau 3 di kelasnya. Hal ini akan dibuktikan dengan nilai raport yang dikirim oleh sekolah dan akan diverifikasi lagi oleh tim dari PTN yang dimasuki siswa.

Akan tetapi, ujarnya, potensi siswa itu dapat lebih besar lolos SNMPTN jika dia mempunyai prestasi lain seperti menang di kejuaran olimpiade sains nasional, kejuaraan olahraga atau kesenian.

“Kami memang memprioritaskan siswa yang tidak hanya berprestasi secara akademik namun juga potensi lainnya,” terangnya.

 

Sumber :

http://sitialfiah.blogs.uny.ac.id/ciri-ciri-tumbuhan-paku/