Bulan: September 2020

Masalah Psikologi dan Sosio-Emosional Pada Remaja

Masalah Psikologi dan Sosio-Emosional Pada Remaja Penyimpangan Remaja Mussen dkk, mendefinisikan penyimpangan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun, jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. Hurlock (1973) juga menyatakan penyimpangan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh …

Hubungan Teman Sebaya yang Penting pada Masa Remaja

Hubungan Teman Sebaya yang Penting pada Masa Remaja Pertemanan Pada kebanyakan anak, menjadi populer diantara teman sebaya mereka adalah motivator yang sangat kuat. Bagimanapun remaja lebih memilih untuk memiliki pertemanan yang lebih intens dengan sejumlah anak sebayanya. Dalam usia remaja, individu cenderung lebih mempercayai teman daripada orangtuanya, bahkan akan ada suatu keadaan dimana remaja memusuhi …

ratu adil sunda

ratu adil sunda Mitos ratu adil, muncul saat masyarakat Jawa menghadapi perubahan-perubahan sosial yang besar. Situasi sosial yang berubah membawa keresahan dan ketakutan. Gerakan protes bermunculan di pedesaan. Mereka melancarkan serangan di bawah pimpinan Ratu Adil yang dalam pemahaman masyarakat akan membawa kembali tatanan sosial yang hilang. Dalam Kitan Muassar karya Prabu Jayabaya, memuat bahwa …

sebutkan dua contoh historiografi kolonial

sebutkan dua contoh historiografi kolonial   Makna Kajian Kebudayaan bagi Historiografi Indonesia Kata “kebudayaan” berasal dari kata Sanskerta buddhayah, yaitu bentuk jamak dari buddhi yang berarti “budi” atau “akal”. Dengan demikian ke-budaya-an dapat diartikan: “hal-hal yang bersangkutan dengan akal”.[2] Pendapat lain mengatakan, bahwa kata budaya adalah sebagai suatu perkembangan dari kata majemuk budi-daya, yang berarti …

tahun kelahiran nabi muhammad disebut tahun

tahun kelahiran nabi muhammad disebut tahun RESPON MASYARAKAT ARAB MAKKAH Rasulullah saw menerima wahyu pertama ketika sedang bertahanuts di Gua Hira yaitu QS. Al-Isra ayat 1-5. Kurang lebih dua setengah tahun kemudian, Rasulullah saw menerima wahyu yang kedua yaitu QS. Al-Muddatstsir ayat 1-7. Dengan turunnya wahyu yang kedua tersebut, jelaslah misi yang harus beliau laksanakan …

Cara Budidaya Ikan Nila Merah Mudah Dan Makanan

Cara Budidaya Ikan Nila Merah Mudah Dan Makanan Cara Budidaya Ikan Nila Merah Mudah – Cara Budidaya ikan telah jadi satu kesibukan yang tidak asing lagi untuk beberapa penduduk di Indonesia. Tidak hanya lantaran aspek lingkungan yang mensupport seperti terdapatnya air bersih, Indonesia juga memiliki bermacam tipe ikan yang bisa dibudidayakan. Satu diantara ikan sesuai untuk …

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok

budidaya ikan patin

5 Tahapan Penting Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok Cara Budidaya Ikan Patin di Kolam Tembok – Cara Budidaya ikan patin di kolam tembok memanglah banyak di cari oleh beberapa pemula. Ikan patin adalah sejenis ikan yang pas dibudidayakan, lantaran memiliki prospek yang bagus serta untungkan untuk perekonomian Indonesia. Di lebih lagi, banyak keinginan pada …

Parameter Kimia

Parameter Kimia a) Karbon Dioksida (CO2) Karbon dioksida pada dasarnya bukan merupakan tipe yang mempengaruhi Kontaminan udara dalam ruangan, namun CO2 tetap diukur untuk menilai sistem ventilasi gedung serta mengetahui kontrol yang tepat untuk ventilasi pada ruang yang memiliki aktivitas yang bervariasi dalam rangka investigasi kualias udala dalam ruangan. Konsentrasi karbondioksida dalam atmosfer yang tidak tercemar sekitar 0.03% tetpai 5 % udara yang kita keluarkan adalah karbondioksida, sehingga bila kita berada dalam ruangan  yang ventilasinya kurang baik, menyebabkan kenaikan CO2 dalam ruangan (Pudjiastuti 1998). Sumber CO2 yang terbanyak berasal dari hasil ekshalasi udara hasil pernapasan manusia, namun Environmental Tobacco Smoke (ETS) juga dapat menjadi sumber CO2. Nila ambang batas CO2 yang diperbolehkan menurut OSHA adalah 500 ppm. Pada dasarnya CO2 tidak menimbulkan efek kesehatan yang berbahaya apabila berada pada konsentrasi di atas 550 ppm namun jika berada pada konsentrasi di atas 800 ppm, CO2 dapat mengindikasikan kurangnya udara segar dan buruknya percampuran udara pada area pengguna gedung. Upaya pengendalian CO2 dalam ruangan adalah dengan menyesuaikan supply udara dalam ruangan tergantung dari tingkat kegunaan ruang yang bervariasu, selain itu sirkulasi udara dalam ruangan dengan luar ruangan juga harus ditingkatkan (Binardi, 2003). Pos-pos Terbaru Parameter Kimia Parameter Biologi  Kelembaban Relatif (Relative Humadity Harta Istihlak dan Harta Isti’mal Harta & Pembagiannya Objek Kajian Fiqh Muamalah Pengertian Fiberlass Desain Minimalis Adalah Empat Fungsi Pokok Rumah Atap Galvalum

Parameter Biologi 

Parameter Biologi Mikrooragbisme dapat muncul dalam waktu dan tempat yang berbeda.penyebaran lewat udara, mikroorganisme harus mempunyai habitt untuk tumbuh dan berkembang biak (tillman, 2007). Seringkali ditemui tumbuh pada sistem ventilaasi atau karpet yang terkontaminasi. a) Jamur Menurut Hargreaves dan Parappukkaran (1999) menyatakan bahwa pajajan terhadap khamir dan kapang terjadi setiap hari, namun ada 3 faktor yang mempengaruhi populasi fungi adalah teknik konstruksi yang buruk, kegagalan dalam mengidentifikasi atau memperbaiki kerusakan air, kesalahan dalam mengoperasikan dan menjaga sistem AC. ACGIH 1989 merekomendasikan inspeksi secara rutin bagi sumber yang berpotensi terhadap tumbuhnya mikroorganisme. Fungi merupakan organnisme yang dipercaya memiliki keterkaitan erat dengan SBS pada sistem ventilasi mekanik di gedung perkantoran di kota Sydney. Dalam penelitian sampel udara untuk mengetahui kandungan mikroorganisme dalam suatu gedung, dibutuhkan metode yang terstandarisasi. Rekomendasi yang terbaik bagi gedung adalah tidak ada satupun sampel yang melebihi 1000 CFU, tidak lebih dari 5 sampel yang jumlah mikroorganisme melebihi 100 CFU, dan tidak ada kelompok microbial pathogen yang tercacat. b) Bakteri Selain, jamur bakteri juga merupakan makhluk hidup yang tidak  kasat mata, dan dapat menyebabkan berbagai gangguan kesehatan serta efek deteriorasi bagi gedung apabila tumbuh dan berkembang biak pada lingkungan indoor. Gangguan kesehatan yang muncul dapat bervariasi tergantung dari jenis dan rute pajanan. Bakteri dalam gedung datang dari sumber luar serta dapat memberi pengaruh bagi manusia seperti bernafas, batuk, bersin. Selain itu, bakteri juga didapat pada sistem coolong towers(seperti Legionella).  Bahan bangunan dan funiture, wallapaper, dan karpet lantai. Didalam gedung, bakteri tumbuh dalam standing water tempat water spary dan kondensasi AC. Sumber : https://desaingrafis.co.id/

Kelembaban Relatif (Relative Humadity

Kelembaban Relatif (Relative Humadity /RH) Kelembaban udara yang ekstrim dapat berkaitan dengan buruknya kualitas udara .RH yang rendah dapat mengakibatkan terjadinya gejala SBS seperti iritasi mata,iritasi tenggorokan dan batuk-batuk .Selain itu rendahnya kelembaban relatif juga dapat meningkatkan kerentanan terhadap penyakit infeksi ,serta penyakit asthma.RH juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kelangsungan hidup mikroorganisme.Beberapa jenis virus hidup pada tingkat kelembababan yang sedang.Sedangkan bakteri seperti legionella hidup pada range kelembaban yang terbatas yaitu sekitar 55%-65% dan bertahan dalam bentuk aerosol ( bioaerosol).Selain itu kelangsungan hidup mikroorganisme dan debu rumah yang terdapat pada permukaan akan meningkat pada RH 60 % dan dapat menyebabakan gangguan pernafasan seperti astma.Pada tingkat  kelembaban yang rendah ,permukaan yang menjadi dingin dapat mempercepatan pertumbuhan jamur dan penggumpulan debu.(BiNardi 2003) Menurut SK Gubernur No.54 tahun 2008 tahun 2002,agar ruang kerja perkantoran memenuhi persyaratan ,bila kelembaban udara ruang . 60 % perlu menggunakan alat dehumidifier,dan bila < 40 % perlu menggunakan humidifer misalnya mesin pembentikan aerasol. d) Pencahayaan Cahaya merupakan pencaran gelombang elektromagnetik yang melayang melewati udara,iluminasi mrupakan jumlah atau kualitas cahaya yang jatuh kesuatu permukaan.Apabila suatu gedung tingkat ilmunasinya tidak memenuhi syarat maka dapat menyebabkan kelelahan mata. ( Spengler et al.2000) e) Kecepatan Aliran Udara Pergerakan udara yang tinggi akan mengakibatkan menurunnya suhu tubuh dan menyebabkan tubuh mersakan suhu yang yang lebih rendah.Namun apabila kecepatan aliran udara stagnan ( minimal air movement) dapat membuat terasa sesak dan buruknya kualiatas udara ( BiNardi 2003) f) Bau Bau merupakana salah satu permsalaha buruknya kualitas udara yang dapat dirasakan dengan jelas.jenis bau dapat berasal dari tubuh manusia,bau asap rokok,bau masakan,dan sebagainya.Selain itu bau zat kimia yang khas juga dapat mengindikasikan konsentrasi zat kimia yang tinggi seperyti bau formaldehyde,acrolein,formid acid,acetic,acid dan acetone.Untuk polutan lain,nilai ambang bau yang baik adalah apabila pada konsentrasi tertentu menimbulkan gangguan kesehatan serta mempengaruhi psikologis seseorang.(BiNardi 2003) Sumber : https://businessnews.id/