Adab Berdoa Dengan Baik

Adab Berdoa Dengan Baik

Adab Berdoa Dengan Baik

Adab Berdoa Dengan Baik
Adab Berdoa Dengan Baik

1. MENIATKAN DEKAT DENGAN ALLAH

Adab berdoa yang paling utama adalah bagaimana kedekatan kita dengan Allah. Cara dekat itu adalah dengan cara menjauhi laranganya dan menjalahkan perintahnya. Mereka yang lebih “di dengar” doanya adalah orang-orang yang istiqomah di jalan yang lurus, orang-orang yang di sisih Allah SWT yang termasuk di dalamnya adalah orang-orang yang sholeh.

Selain upaya agar kita dekat dengan allah azza wa jalla dengan memenuhi segala perintahnya adalah dengan bertawasul.
Allah berfirman:

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada allah dan carilah jalan yang (washilah) yang mendekatkan diri kepada nya, dan berjihadlah pada jalanya, supaya kamu mendapat keberuntungan”(QS.Al-Ma’idah [5]:35)

Salah satu adab berdoa adalah bertawasul, bertawasul yang paling sederhana adalah dengan amal kebaikan(amal sholeh) seperti memuji allah dengan sholawat.

Rosulullah SAW bersabda yang artinya:
“jika di salah seorang kalian berdoa maka hendaknya dia memulainya dengan memuji dan menyanjung allah, kemudia dia bershalawat kepada nabi shallallahh alaihi wasallam, kemudian itu baru dia berdoa sesukanya”(HR Ahmad, Abu Dawud dan di sahihkan oleh At Tirmidzi)

2. MEMBUKA DOA DENGAN HAMDALLAH DAN PUJIAN BAGI ALLAH SWT DAN SHOLAWAT ATAS NABI SAW.

Sebagaimana hadits Fadhalah bin ubaid:

Tatkala Rosullullah saw duduk, tiba-tiba masuk seorang laki-laki lalu berdoa”Allahumaghfirli warhamni”. Maka Rosullullah bersabda yang artinya:

“Kamu tergesah-gesah wahai orang yang berdoa, jika kamu berdoa maka duduklah, lalu ucapkan pujian kepada allah dengan sesuatu yang layak baginya, dan bersholawatlah kepadaku dan berdoalah” kemudia ada laki-laki lain berdoa setelah itu, ia mengucapkan pujian kepada allah dan bersholawat kepada nabi, maka nabi bersabda kepadanya
“Wahai orang yang berdoalah engkau niscaya di kabulkan.”(HR. Tirmzi. Di sahihkan oleh al-bani)

Memulai doa dengan nama allah taala di ajarkan Al-quran. Dalam surah yang setiap hari kita baca waktu sholat, yaitu surah Al-fatihah. Allah taala berfirman yang artinya:

“Segala puji hanya milik Allah, Tuhan semesta alam, yang maha pengasih lagi maha penyayang.”

Baca Juga: https://www.pendidik.co.id/doa-sebelum-belajar/

3. MENGAKUI DOSA

Mengakui dosa menunjukan kesempurnaan ubudiyah kepada Allah SWT. Sebagaimana doa nabi yunus yang artinya:
“Maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap:”Bahwa tidak ada tuhan (yang berhak di sembah) selain Engkau. Maha suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang zalim.”(QS: Al-Anbiya:87).

4. BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM BERDOA DAN BERKETEPATAN HATI DALAM MEMINTA

Sabda Rosullah SAW:
“jika salah seorang dari kalian berdoa, hendaknya berketetapan hati dan meminta, dan janganlah mengatakan: ya Allah jika Engkau mau berilah aku, karena sesungguhnya tidak ada yang bisa memaksa Allah.”(HR: Bukhori Muslim).

5. BERWUDHU DAN MENHADAP KE KIBLAT DAN MENGANGKAT TANGAN KETIKA BERDOA

Hal itu akan mendatangkan kekhusyuan dan kejujuran dalam menghadap. Abu Abdillah Bin Zaed mengatakan:
“Nabi SAW keluar dri tempat golat untuk meminta hujan, lalu beliau berdoa dan meminta hujan , kemudia menghadap kiblat dan membalik selempangknya”.

Dan sebagaimana hadis Abu Musa Al-Asy’ari, tatkala Rosullullah SAW selesai dari berperang hunain- Abu Musa mengatakan: Beliau memintaair lalu berwudhu kemudian mengangkat kedua tangannya seraya berdoa:” Ya Allah ampunilah Ubaid bin Amir”. Dan aku melihat putih ketiaknya.”(HR.Bukhari Muslim).