Bima Arya untuk Peserta Pelatihan Nasional Kader HMI

Bima Arya untuk Peserta Pelatihan Nasional Kader HMI

Bima Arya untuk Peserta Pelatihan Nasional Kader HMI

 

Bima Arya untuk Peserta Pelatihan Nasional Kader HMI

Walikota Bogor Bima Arya

Walikota Bogor Bima Arya menghadiri Pelatihan Intermediate Tingkat Nasional yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Kota Bogor, di Wisma Atlet, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor, Jumat (26/10/2018).

Ketua HMI Cabang Kota Bogor Saepul Wahyudin Putra

Menurut Ketua HMI Cabang Kota Bogor Saepul Wahyudin Putra, acara tersebut diikuti 55 peserta dari perwakilan 15 cabang HMI se-Indonesia. “Ada yang dari Kolaka, Kendari, Aceh, Jombang, Bandung, Cianjur, Bogor dan lainnya,” ujar Saepul.

Ia menambahkan, dalam acara yang sudah memasuki hari keenam ini HMI menghadirkan Walikota Bogor Bima Arya sebagai pembicara sekaligus untuk memaparkan terkait Smart City kepada seluruh peserta.

Pelatihan lanjutan ini, kata dia, kader-kader HMI dituntut untuk meningkatkan wawasannya ke tingkat yang lebih tinggi. Hal tersebut agar tercapai tujuan dari digelarnya pelatihan ini yakni terbinanya kader HMI yang mempunyai kemampuan intelektual untuk memetakan peradaban dan memformulasikan gagasan dalam lingkup organisasi.

“Kami ingin dari training ini selain untuk silaturahmi, teman-teman HMI bisa memetakan jaringan dan memperluas pertemanan serta mampu menjadi pemimpin masa depan yang dapat melihat tantangan zaman,” imbuhnya.

Sementara itu

Bima Arya memaparkan tiga identitas Kota Bogor yakni Green City, Heritage City dan Smart City. Menurut Bima, setiap pembangunan di Kota Bogor harus ramah lingkungan, sesuai dengan peruntukan, didukung warga dan harus bermanfaat untuk Kota Bogor.

“Kami memberlakukan sistem zonasi mana untuk pemukiman, perkantoran dan lainnya. Memang masih ada pelanggaran karena ada keterbatasan pengawasan maka dari itu dibutuhkan peran masyarakat untuk mengawasi dan melaporkan,” jelasnya.

Ia menuturkan, terkait smart city alias teknologi bagai dua sisi mata uang yang mana terdapat manfaat dan mudharatnya. Penerapan teknologi di Kota Bogor bisa mempermudah urusan keseharian warga. Mulai dari pengurusan KTP, perizinan dan lainnya. Tak hanya itu, salah satu manfaat dari adanya teknologi yaitu menciptakan lapangan pekerjaan. Seperti halnya Tokopedia, Bukalapak, Gojek, Grab yang berkat teknologi bisa maju pesat.

Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan Gojek dan Grab

“Pemerintah Kota Bogor bekerja sama dengan Gojek dan Grab untuk menampung 500 UMKM Kota Bogor untuk menjadi mitra Go Food dan Grab Food,” imbuhnya.

Terkahir, Bima mengucapkan selamat atas digelarnya pelatihan ini. Ia berharap semoga ada manfaat untuk menghasilkan pemimpin milenial yang mampu menjawab tantangan jaman, merekatkan bangsa dan memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia. “Semoga bisa mengangkat kembali derajat HMI sebagai organisasi yang punya marwah,” pungkasnya.

Sumber: https://blog.dcc.ac.id/jenis-dan-fungsi-jaringan-tumbuhan-beserta-gambarnya/