Fullday School Masih Dilakukan Penyesuaian

Fullday School Masih Dilakukan Penyesuaian

Fullday School Masih Dilakukan Penyesuaian

Fullday School Masih Dilakukan Penyesuaian
Fullday School Masih Dilakukan Penyesuaian

CIMAHI – Sejumlah Sekolah Dasar (SD) di Kota Cimahi mulai menerapkan kebijakan full day school

yang sudah menajdi keputusan Kementrian Pendidikan.

Kepala Sekolah SDN Cimahi Mandiri 5 Neni Suhaeni mengungkapkan, pihak sekolah sedang dalam tahap adaptasi menerepkan sistem baru ini.

Menurutnya, dari hasil rapat bersama orangtua diketahui, banyak yang mendukung lima hari sekolah.

’’Hampir 90 persen lebih, jadi konsep ini akan diteruskan,” jelas dia ketika ditemui kemarin (5/2).

Neni menyebutkan, pihaknya masih melakukan pengaturan terkait sarana prasarana

(Sapras). Termasuk kegiatan salat berjamaah yang dilakukan di Mesjid Agung Cimahi.

’’Kami berjamaah di Mesjid Agung karena jumlah siswa yang hampir 1000 orang. Kalau makan siang, kami kerjasama dengan komite untuk menyiapkan katering,’’ kata dia.

Sementara itu, salah seorang orang tua siswa meminta kepada dinas pendidikan agar menetapkan standar kegiatan pada full day school.

Anie, 30, warga Kelurahan Citeureup Kecamatan Cimahi Utara Kota Cimahi

itu mengatakan, saat ini penerapan full day school masih belum jelas.

Menurutnya, penerapan pelajaran di sekolah masih monoton dan tidak terarah. Akibatnya, banyak siswa yang kebingungan ketika ditanya.

’’Jadi ketika anaknya ditanya apakah ada pelajaran tambahan paling tematik aja, itu kan sebelum fullday school juga sudah ada,”kata Anie.

Dirinya menilai, semestinya dinas pendidikan menerapkan program agar dengan adanya fullday school siswa menjadi terarah dan terasa manfaatnya. Tapi, kalau polanya belajar dikhawatirkan akan menjadi beban bagi anak.

“Jangan sampai terlalu diforsir lama di sekolah pas pulang kelelahan belajar dan tidak ada minat belajar lagi dari anak,” imbuhnya.

 

Baca Juga :