Hati-hati penipuan mengatasnamakan ojek online

Hati-hati penipuan mengatasnamakan ojek online

Hati-hati penipuan mengatasnamakan ojek online

Belakangan masyarakat banyak diresahkan dengan penipuan yang mengatasnamakan ojek online, dalam hal ini Go-Jek.

Salah satunya pelanggan Go-Jek, Yuniar (28), mendapat telepon dan pesan singkat mengaku dari staf Go-Jek, Selasa pagi.

“Tadi ada yang menelpon saya mengatakan bahwa saya pelanggan Go-Jek terpilih untuk memenangkan undian Rp2 juta,” ujar Yuniar dalam sambungan telepon kepada Antaranews di Jakarta, Selasa.

Orang yang menelpon tersebut kemudian menawarkan pengambilan hadiah dalam bentuk saldo Go-Pay atau secara tunai. Yuniar kemudian memilih untuk memasukkan hadiah undian ke dalam saldo Go-Pay miliknya.

Selanjutnya, tanpa menutup sambungan telepon, orang yang menurut Yuniar laki-laki

bernama Budi itu, mengirimkan sms kode log-in dengan nama Go-Jek. Isi sms tersebut dapat dilihat dalam foto berikut.
Hasil tangkap layar pesan singkat penipuan undian berhadiah yang mengatasnamakan ojek online. (Istimewa)

“Dia bilang jangan matikan HP, terus tanya sms-nya sudah terima belum? Karena saya sudah pernah cerita seperti ini jadi saya curiga, apalagi nomer teleponnya nomor HP bukan dan suara CS beneran kan beda ya dengan yang ala-ala,” kata Yuniar.

“Walaupun sebenarnya cukup meyakinkan sih karena namanya Go-Jek. Tapi saya cuekin, sampai nada bicaranya berubah jadi tinggi,” sambung dia.

Yuniar kemudian mengambil langkah untuk melaporkan hal tersebut ke akun Twitter Go-Jek Indonesia. Cuitan Yuniar direspons Go-Jek dengan mengatakan bahwa “undian berhadiah saat ini tidak tersedia.”

Saat Antaranews menghubungi Go-Jek, Public Relations Manager Gojek Indonesia

, Rindu Ragillia, mengirim tiga tautan — dua tautan “Wawancara Kang Tipu…” dan satu tautan “Cara Mudah Melindungi Akun Go-Pay.”

Seperti judulnya, dua tautan tersebut berisi wawancara dengan oknum yang sering melakukan aksi penipuan digital. Sayangnya, saat Antaranews menanyakan apakah Go-Jek telah mengambil tindakan hukum terhadap para “Kang Tipu” tersebut, pihak Go-Jek hingga sampai saat ini belum memberikan komentar lebih lanjut.

Yuniar nampaknya bukan satu-satunya korban penipuan berkedok Go-Jek

. Dari pantauan Antaranews, Selasa sore, beberapa warganet melaporkan kejadian serupa kepada @gojekindonesia

 

sumber :

https://www.hipatiapress.com/hpjournals/index.php/csc/comment/view/1775/52521/114272