Indikator Pelaksanaan Pembelajaran Tuntas

Indikator Pelaksanaan Pembelajaran Tuntas

Indikator Pelaksanaan Pembelajaran Tuntas

Indikator Pelaksanaan Pembelajaran Tuntas

  1. Metode Pembelajaran

      Pembelajaran tuntas dalakukan dengan pendekatan diagnostik preskriptif. Strategi pembelajaran tuntas sebenarnya menganut pendekatan individual, dalam arti meskipun kegiatan belajar ditujukan kepada sekelompok peserta didik (kelas), tetapi mengakui dan melayaniperbedaan-perbedaan perorangan siswa sedemikian rupa, sehingga pembelajaran memungkinkan berkembangnya potensi masing-masing peserta didik secara optimal.Langkah-langkahnya adalah: mengidentifikasiprerequisite, membuat tes untuk mengukur perkembangan dan pencapaian kompetensi.

      Metode pembelajaran yang sangat ditekankan dalam pembelajaran tuntas adalah pembelajaran individual, pembelajaran dengan teman atau sejawat (peer instruction), dan bekerja dalam kelompok kecil. Berbagaimetode (multi metode) pembelajaran harus digunakan untuk kelas atau kelompok. Pembelajaran tuntas sangat mengandalkan pada pendekatan tutorial dengan kelompok kecil, tutorial orang per orang, pembelajaran terprogram, buku-buku kerja, permainan dan pembelajaran berbasis komputer (Kindsvatter, 1996 dalam Direktorat PLP Depdiknas, 2003).

  1. Peran Guru dalam Pembelajaran Tuntas

      Strategi pembelajaran tuntas menekankan pada peran atau tanggung jawab guru dalam mendorong keberhasilan peserta didik secara individual. Pendekatan yang digunakan mendekati model Personalized System of Instruction (PSI) seperti dikembangkan oleh Keller, yang lebih menekankan pada interaksi antara peserta didik dengan materi atau objek belajar.

      Peran guru dalam pembelajaran tuntas adalah:

  1. Menjabarkan atau memecah KD ke dalam satuan-satuan (unit) yang lebih   kecil dengan memperhatikan pengetahuan prasyaratnya.
  2. Mengembangkan indikator berdasarkan cakupan dan urutan unit
  3. Menyajikan materi dalam bentuk yang bervariasi
  4. Memonitor seluruh pekerjaan peserta didik
  5. Menilai perkembangan peserta didik dalam pencapaian kompetensi
  6. Menggunakan teknik diagnostik

    Sumber: https://blog.fe-saburai.ac.id/seva-mobil-bekas/