Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah: Pengertian dan Contoh Soal UN

Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah: Pengertian dan Contoh Soal UN

Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah: Pengertian dan Contoh Soal UN

Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah: Pengertian dan Contoh Soal UN
Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah: Pengertian dan Contoh Soal UN

Menulis Rumusan Masalah Karya Ilmiah/Saran Karya Ilmiah/Daftar Pustaka

 Karangan ilmiah adalah biasa disebut karya ilmiah, yakni laporan tertulis dan diterbitkan yang memaparkan hasil penelitian atau pengkajian yang telah dilakukan oleh seseorang atau sebuah tim dengan memenuhi kaidah dan etika keilmuan yang dikukuhkan dan ditaati oleh masyarakat keilmuan.

Beberapa karya tulis yang berkembang dikalangan siswa adalah artikel dalam surat kabar dan laporan siswa tentang suatu penelitian sederhana.

Secara garis besar, sistematika karya tulis pada bpupki mencakup pendahuluan, isi, dan penutup. Sistematika seperti ini dapat dikembangkan sebagai berikut.

Bab I pendahuluan

Isi pebdahuluan adalah sebagai berikut.

1. Latar belakang Masalah
Latar belakang masalah menguraikan permasalahan yang melatarbelakangi dipilihnya permasalahan tersebut.

2. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya. Rumusan masalah harus singkat, jelas, dan terarah. Rumusan masalah tidak boleh keluar dari topik yang diteliti.

3. Tujuan Penulisan
Tujuan penulisan menguraikan maksud penulisan tersebut dan diuraikan secara singkat.

4. Metode Penulisan
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data dan menganalisisnya.

5. Kegunaan Penelitian
Pada bagian ini diuraikan kegunaan penulisan bagi pihak-pihak terkait.

6. Sistematika Penulisan
Bagian ini menguraikan sistematika/urutan laporan yang akan dibuat.

Bab II Pembahasan

Dalam bab ini diuraikan apa saja hasil penelitian yang mencakup semua aspek yang terkait dengan penelitian. Rumusan masalah akan dijawab dan diuraikan pada bagian ini.

Pembahasan mencakup tentang keterkaitan antar faktor-faktor dari data yang diperoleh dari masalah tang diajukan kemudian menyelesaikan masalah tersebut dengan metode yang diajukan dan menganalisa proses serta hasil penyelesaian masalah.

Bab III Penutup

Bab ini berisi kesimpulan dan saran. Isi kesimpulan penelitian harus memiliki hubungan langsung dengan masalah dan tujuan penelitian atau penulisan. Kesimpulan ditarik dari hasil pembahasan.
Saran ditujukan kepada lembaga tertentu atau pihak-pihak yang terkait.

Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi tentang daftar rujukan yang kita gunakan sebagai referensi dalam menulis karangan ilmiah. Cara menulis daftar pustaka sebagai berikut.

  1. Nama penulis (jika nama pengarang terdiri atas dua kata, kata kedua harus didahulukan diikuti tanda koma dan pada akhir diikuti tanda titik).
  2. Tahun terbit buku (setelah tahun terbit diikuti tanda titik).
  3. Judul buku (judul buku digaris bawahi atau dicetak miring setelah judul buku diberi tanda titik).
  4. Kota terbit (setelah kota terbit diikuti tanda titik dua).
  5. Nama penerbit buku (setelah nama penerbit diikuti tanda titik).

Penulisan daftar pustaka sering disingkat dengan Natajukope (nama penulis, tahun, judul, kota terbit, dan nama penerbit).

Apabila sebuah buku ditulis oleh pengarang yang memiliki tiga unsur, seperti Romo Mangun Wijaya, cara menuliskan daftar pustaka Wijaya, Romo Mangun.

Apabila sebuah buku tidak mencantumkan nama penulis, maka kita wajib mencantumkan nama lembaga yang menerbitkan buku tersebut.

Apabila buku rujukan yang dipakai lebih dari satu, penulisan daftar pustaka dengan cara mengurutkan berdasarkan nama abjad nama pengarang.

Contoh Soal UN

Bacalah tema karya ilmiah berikut!

Tema : Meningkatkan prestasi belajar siswa dengan membaca bersama

Rumusan masalah yang tepat sesuai tema tersebut adalah….

A. Siapa sajakah yang prestasi belajarnya meningkat?
B. Kapan kita dapat meningkatkan prestasi belajar membaca?
C. Bagaimana upaya meningkatkan prestasi belajar dengan membaca bersama?
D. Apakah dengan belajar dapat meningkatkan prestasi membaca bersama?

Kunci C

Pembahasan :

Rumusan masalah ditulis dalam kalimat tanya. Rumusan masalah sifatnya singkat, jelas, dan terarah. Rumusan masalah akan dijawab dalam pembahasan sehingga kalimat pertanyaan yang digunakan jawabannya berupa uraian sehingga kalimat tanya yang sering digunakan adalah bagaimana atau apakah.