PEMILIHAN METODE PEMBELAJARAN

PEMILIHAN METODE PEMBELAJARAN

PEMILIHAN METODE PEMBELAJARAN

PEMILIHAN METODE PEMBELAJARAN
PEMILIHAN METODE PEMBELAJARAN

 

1. Metode Ceramah

Ceramah sebagai metode mengajar sudah lama digunakan para pengajar, baik di sekolah maupun diperguruan tinggi. Ia disebut juga metode tradisional, karena sejak dulu metode ini telah dipergunakan sebagai alat komunikasi lisan antara guru dengan anak didik dalam proses belajar mengajar.
Metode ceramah adalah suatu penyajian pelajaran yang dilakukan guru dengan penuturan atau penjelasan lisan secara langsung terhadap siswa.

2. Metode Tanya Jawab

Menurut Syaiful dan Aswan mengatakan bahwa : Metode Tanya jawab adalah cara penyajian pelajaran dalam bentuk pertanyaan yang harus dijawab, terutama dari guru kepada siswa, tetapi dapat pula dari siswa kepada guru.[5]

3. Metode Demonstrasi

Metode demonstrasi adalah salah satu teknik mengajar yang dilakukan oleh seorang guru atau orang lain yang dengan sengaja diminta atau siswa sendiri ditunjuk untuk memperlihatkan kepada kelas tentang suatu proses atau cara melakukan sesuatu.

4. Metode Drill

Metode drill, disebut juga dengan metode latihan, atau metode training. Metode drill adalah merupakan suatu cara mengajar yang baik untuk menanamkan kebiasaan- kebiasaan tertentu. Juga sebagai sarana unutk memelihara kebiasaan- kebiasaan yang baik, selain ini metode ini juga dapat digunakan untuk memperoleh suatu ketangkasan, ketepatan, kesempatan, dan ketrampilan.

Contoh Penggunaan Kombinasi Metode Pembelajaran PAI dalam Pokok Bahasan : Wudhu’

1. Metode Ceramah

Metode ceramah dipergunakan untuk menyampaikan materi- materi wudhu yang berhubungan dengan :
a. Pengertian wudhu’
b. Syarat-syarat wudhu’
c. Urutan wudhu’
d. Hal yang membatalkan wudhu’
Semua materi wudhu’ diatas disampaikan oleh guru kepada siswa-siswanya dengan 4 atau 3 kali tatap muka.

2. Metode Tanya Jawab

Tidak jauh berbeda dengan penggunaan metode ceramah , metode tanya jawab juga dipergunakan untuk mengetahui pemahaman materi siswa tentang :
a. Pengertian wudhu’
b. Syarat-syarat wudhu’
c. Urutan wudhu’
d. Hal yang membatalkan wudhu’
Dimana dengan metode tanya jawab ini guru memberikan pertanyaan-pertanyaan kepada siswa tentang materi tersebut diatas, dan sebaliknya siswapun dapat bertanya kepada guru tentang materi yang mungkin belum siswa mengerti.
Misal pertanyaan seorang guru yang ditunjukan kepada siswa-siswanya :
ü Sebutkan syarat-syarat wudhu’ ?
ü Sebutkan urutan wudhu’ ?
ü Apa saja yang membatalkan wudhu’ ?

3. Metode Demonstrasi

Sesuai dengan pengertian metode ini sendiri , maka metode demonstari dalam pembelajaran tentang bab wudhu’ini dipergunakan untuk memperlihatkan bagaimana cara berwudhu’ kepada seluruh siswa, dan dapat pula menunjuk salah satu siswa untuk mencoba meperagakan agar siswa dapat terlatih dan berani tampil di depan teman-temannya.

4. Metode Drill

Metode ini adalah metode praktek atau latihan, oleh karena itu peranan metode pengajaran ialah sebagai alat untuk menciptakan proses belajar mengajar yang kondusif. Dengan metode ini diharapkan tumbuh berbagai kegiatan belajar siswa sehubungan dengan mengajar guru, dengan kata lain terciptalah interaksi edukatif antara guru dengan siswa. Dalam interaksi ini guru berperan sebagai penggerak atau pembimbing, sedangkan siswa berperan sebagai penerima atau yang dibimbing. Proses interaksi ini akan berjalan dengan baik jika siswa lebih aktif di bandingkan dengan gurunya. Oleh karenanya metode mengajar yang baik adalah metode yang dapat menumbuhkan kegiatan belajar siswa dan sesuai dengan kondisi pembelajaran.
Materi pembelajaran tentang wudhu ini sangat dibutuhakan metode drill, karena dengan metode ini dapat mengembangkan kecakapan metodis atau ketrampilan motorik atau gerak siswa, bagaimana siswa tersebut dapat dilatih dan hafal mengenai urutan dan ketentuan wudhu’ .

Baca Juga: