Pencerminan Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Anak Usia Dini

Pencerminan Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Anak Usia Dini

Pencerminan Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Anak Usia Dini

Pencerminan Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Anak Usia Dini
Pencerminan Pendidikan Agama Islam dalam Perkembangan Anak Usia Dini

Religiositas anak adalah hasil dari suatu proses perkembangan yang berkesinambungan dari lahir sampai menjelang remaja. Dalam proses tersebut, berbagai faktor intern dan ekstern ikut berperan, diantaranya:
a. Peran Kognisi dalam Perkembangan Religiositas Anak
Konsep tentang nilai-nilai keagamaan yang digunakan sebagai dasar pembentukan religiositas masuk ke dalam diri anak melalui kemampuan kognisi. Pengetahuan dan pengalaman yang masuk pada diri individu anak akan terserap sesuai dengan tingkat kemampuan kognisinya, demikian juga dengan kemampuan keagamaannya.
Menurut Piaget, perkembangan kognisi pada usia anak mengalami empat dari lima fase perkembangan berikut ini, yaitu:
1) Period of Sensorimotor Adaption pada usia kurang dari 2 tahun,
2) Development of Simbiolic and Preconceptual Thought 2-4 tahun,
3) Period of Intuitive Thought 4-7 tahun,
4) Period of Formal Operation 7-12 tahun, dan
5) Period of Concreate Operation 12- thought adulescence.
b. Peran Hubungan Orang Tua dengan Anak dalam Perkembangan Religiositas Anak
Hubungan orang tua dan anak memiliki peran yang sangat besar dalam proses peralihan nilai agama yang akan menjadi dasar-dasar nilai dari religiositas anak.
c. Peran Conscience, Guilt, dan Shame dalam Perkembangan Religiositas Anak
Conscience, Guilt, dan Shame adalah tiga keadaan kejiwaan yang berkembang secara berurutan. Conscience adalah kemampuan yang muncul dari jiwa yang terdalam untuk mengerti tentang benar dan salah. Guilt adalah perasaan bersalah yang muncul bila ia berperilaku yang tidak sesuai dengan kata hatinya. Shame adalah reaksi emosi yang tidak menyenangkan terhadap perkiraan penilaian dari orang lain pada dirinya.
d. Peran Interaksi Sosial dalam Perkembangan Religiositas Anak
Interaksi sosial adalah kesempatan anak untuk berinteraksi dengan lingkungan di luar rumah, peran ini merupakan aspek penting dalam perkembangan religiositas anak.

Baca Juga :