Sejarah Awal Mula Pramuka Nasional

Sejarah Awal Mula Pramuka Nasional

Sejarah Awal Mula Pramuka Nasional

Sejarah Awal Mula Pramuka Nasional
Sejarah Awal Mula Pramuka Nasional

Sobat, tentu hapal bukan bagaimana gerakan tepuk pramuka? Yup, tepukan ini semakin menambah semarak kegiatan pramuka yang kita terima semasa Sekolah Dasar. Jiwa kepramukaan bisa lebih diperdalam saat Sobat menginjak sekolah Tingkat Pertama dan tingkat lanjut. Nah Sobat pasti penasaran kan bagaimana Sejarah Pramuka di Indonesia yang selama ini sering kita dengar dan pelajari ?

Sejak zaman penjajahan, pemuda mempunyai peran yang besar dalam pergerakan perjuangan kemerdekaan Indonesia.  Perjuangan pemuda ini juga diikuti dengan perkembangan pendidikan kepanduan secara nasional di Indonesia. Kegiatan kepanduan ini tentu menjadi cikal bakal pramuka di Indonesia. Dengan adanya kegiatan kepanduan ini, semangat persatuan dan kesatuan bangsa semakin tinggi.

Sejarah Pramuka Nasional

Sebenarnya istilah Pramuka diperkenalkan kepada bangsa Indonesia pada  14 Agustus 196. Namun berbagai organisasi sebelumnya lah yang menjadi rentetan cikal-bakal berdirinya Pramuka di bumi pertiwi ini. Organisasi kepanduan menjadi cikal bakal berdirinya Pramuka. Organisasi ini merupakan cabang dari “Nederlandsche Padvinders Organisatie” (NPO) Hindia Belanda, yang berdiri sejak 1912 dan  memiliki pengaruh besar pada saat pecahnya perang dunia 1.

Nah S.P. Mangkunegara VII menjadi pemrakarsa berdirinya Organisasi Kepanduan ini dengan nama Javaansche Padvinders Organisatie pada tahun 1916. Kemudian pada 23 Mei terbentuk PAPI yaitu “Persaudaraan Antara Pandu Indonesia” merupakan federasi dari Pandu Kebangsaan, INPO, SIAP, NATIPIJ dan PPS.

Federasi ini tidak dapat bertahan lama

karena niat adanya fusi, akibatnya pada 1930 berdirilah Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh dari Jong Java Padvinders/Pandu Kebangsaan (JJP/PK), INPO dan PPS (JJP-Jong Java Padvinderij); PK-Pandu Kebangsaan).

PAPI kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) pada bulan April 1938

Antara tahun 1928-1935 bermuncullah gerakan kepanduan Indonesia baik yang bernapas utama kebangsaan maupun bernapas agama. kepanduan yang bernapas kebangsaan dapat dicatat Pandu Indonesia (PI), Padvinders Organisatie Pasundan (POP), Pandu Kesultanan (PK), Sinar Pandu Kita (SPK) dan Kepanduan Rakyat Indonesia (KRI). Sedangkan yang bernapas agama Pandu Ansor, Al Wathoni, Hizbul Wathan, Kepanduan Islam Indonesia (KII), Islamitische Padvinders Organisatie (IPO), Tri Darma (Kristen), Kepanduan Azas Katolik Indonesia (KAKI), Kepanduan Masehi Indonesia (KMI).

Tahun-tahun sulit dihadapi oleh Pandu Rakyat Indonesia karena serbuan Belanda

Di daerah yang diduduki Belanda, Pandu Rakyat dilarang berdiri,. Keadaan ini mendorong berdirinya perkumpulan lain seperti Kepanduan Putera Indonesia (KPI), Pandu Puteri Indonesia (PPI), Kepanduan Indonesia Muda (KIM).

Masa perjuangan bersenjata untuk mempertahankan negeri tercinta merupakan pengabdian juga bagi para anggota pergerakan kepanduan di Indonesia, kemudian berakhirlah periode perjuangan bersenjata untuk menegakkan dan mempertahakan kemerdekaan itu, pada waktu inilah Pandu Rakyat Indonesia mengadakan Kongres II di Yogyakarta pada tanggal 20-22 Januari 1950. Nah, masa-masa kemudian adalah masa menjelang lahirnya Gerakan Pramuka.

Gerakan Pramuka lahir pada tahun 1961

jadi kalau akan menyimak latar belakang lahirnya Gerakan Pramuka, orang perlu mengkaji keadaan, kejadian dan peristiwa pada sekitar tahun 1960. Gerakan Pramuka ditandai dengan serangkaian peristiwa yang saling berkaitan yaitu bisa sobat baca disini

Nah tepat pada tanggal 14 Agustus 1961 ini pemerintah secara resmi memperkenalkan Pramuka kepada seluruh rakyat Indonesia

Ada sekitar 10 ribu anggota Gerakan Pramuka yang mengikuti upacara besar yang diikuti dengan pawai pembangunan dan defile di depan Presiden dan berkeliling Jakarta. Kini setiap 14 Agustus seluruh jajaran dan anggota Gerakan Pramuka memperingati tanggal tersebut sebagai Hari Pramuka

Baca juga artikel: